SeputarTradingForex.com: XAUUSD Anjlok Lagi Tertekan Dollar dan Yield Obligasi AS >>

XAUUSD Anjlok Lagi Tertekan Dollar dan Yield Obligasi AS >>

September 29, 2021

Seputarforex - Harga emas jatuh lebih dari satu persen akibat penguatan Dolar AS dan yield obligasi US Treasury. Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam testimoni di hadapan Kongres, Selasa (28/September) malam tentang ketenagakerjaan, tak mampu menahan logam mulia tersebut dari penurunan. Harga emas spot turun 0.8% ke $1,736.81 per ounce pada pukul 17:43 GMT, setelah jeblok ke level terendah 11 Agustus di sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas futures di Comex New York turun dengan persentase yang sama ke $1,737.5 per ounce. Sedangkan saat berita ini ditulis, XAU/USD telah menambah penurunan ke $1,733.54.

 


Dolar AS menguat karena terangkat yield obligasi US Treasury. Yield naik selama empat hari berturut-turut menuju level tinggi tiga bulan di atas 1.5%. Dolar AS bersaing dengan emas sebagai safe haven, dan kali ini Dolar AS dianggap lebih menjanjikan. Dolar AS yang kuat membuat harga emas terasa lebih mahal bagi pembeli dengan uang selain Dolar. "Kenaikan imbal hasil Treasury AS 10-tahun menyajikan berita utama yang masif bagi emas, karena mengurangi daya tariknya... dan logam mulia tersebut tampaknya siap untuk turun lebih jauh menuju $1.730," tutur analis Commerzbank Carsten Fritsch. "Oleh karena itu, sentimen pasar tetap suram dengan berlanjutnya arus keluar ETF dan investor tidak terlalu optimis tentang prospek emas,” imbuhnya. Pasar Tetap Ekspektasikan Kenaikan Fed Rate Lebih Cepat Di sisi lain, testimoni Powell malam ini juga tak memberikan dukungan berarti bagi emas. Ketua bank sentral AS tersebut mengatakan bahwa ekonomi AS masih jauh dari pencapaian ketenagakerjaan penuh (maximum employment). Ketenagakerjaan merupakan salah satu komponen penting dalam pertimbangan untuk menaikkan suku bunga. "Apa yang saya katakan (setelah pengumuman kebijakan moneter) minggu lalu adalah bahwa kita semua telah memenuhi semua syarat kecuali tes untuk melakukan tapering," kata Powell, di hadapan Komite Perbankan Senat AS. "Saya perjelas lagi bahwa kita, dalam pandangan saya, masih jauh dari memenuhi ujian untuk ketenagakerjaan penuh." Kendati demikian, para investor lebih memperhatikan dot plot yang telah dirancang oleh para pembuat kebijakan di bank sentral ketimbang pernyataan Powell malam ini. "Dot plot yang dibuat oleh para anggota FOMC memberikan sinyal sebuah kenaikan suku bunga yang lebih awal daripada ekspektasi. Selain itu, kenaikan yield curve terus memberikan dampak negatif pada emas," kata Bart Melek, analis dari TD Securities.

Informasi Lainnya

0 komentar

FREE SIGNAL Trading Forex

Dapatkan Signal Gratis Setiap Hari Langsung ke Email Anda Sekarang !