Seputar Trading Forex - Copy Trade - Belajar Trading Forex - Review Broker Terpercaya: Cara Membaca Dampak Rilis Berita Fundamental Pada Trading Forex Part 2 >>

Cara Membaca Dampak Rilis Berita Fundamental Pada Trading Forex Part 2 >>

Juli 10, 2017

Beberapa bulan yang lalu saya telah membahas sebahagian tentang cara membaca dampak dari rilis berita untuk analisa fundamental dalam trading forex. Berhubung karena jumlah item rilis berita fundamental sangat banyak maka pembahsannya saya buat dalam tiga bagian. Dan pembahasan kali ini adalah merupakan pembahasan lanjutan dari pembahasan pertama sebelumnya. ok sahabat trader kita lanjutkan pembahsan ke dua tentang cara membaca dampak rilis berita pada analisa fundamental dalam trading forex.

Berita forex, Forex news, Trading NewsADP Nonfarm Employment Change
adalah
sebuah indeks yang menggambarkan jumlah lapangan kerja baru yang tercipta pada bulan yang lalu, tanpa memasukan sektor pertanian di dalamnya. 


ADP, sebagai lembaga swadaya yang memberikan solusi terhadap tenaga kerja di AS,mengumumkan indikator ini dua hari sebelum indikator Nonfarm Employment Change dikeluarkan. ADP mengklaim indikator ini adalah indikator terbaik mengenai tenaga kerja dalam Statistik Pemerintahan, tapi para Trader tidak sepenuhnya percaya akan keakuratan dan korelasi indikator ini terhadap nilai mata uang lokal. 

Dampaknya adalah Jika nilai ADP Non-Farm Employment Change Amerika (AS) naik maka nilai mata uang Dollar Amerika (USD) akan mengalami kenaikan.

Commodity Prices
adalah
sebuah indikator yang mengukur nilai pertumbuhan harga komoditi ekspor.
Dampaknya adalah Jika nilai Commodity Prices Kanada Turun maka nilai mata uang CAD akan mengalami Penurunan.

Schweizerischer Verband für Materialwirtschaft und Einkauf (SVME) Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
indikator PMI yang biasa digunakan oleh negara Swiss. PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.
Dampaknya adalah Jika nilai SVME PMI Swiss Turun makanilai mata uang CHF akan mengalami Penurunan.

Manufacturing Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
indikator PMI dari sektor Industri. Sama dengan PMI, indikator ini didapat dari survey terhadap para Manajer Pembelian.
Dampaknya adalah Jika nilai Manufacturing PMI Inggris (UK) Turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami Penurunan.

Net Lending to Individuals
adalah
sebuah indikator yang menghitung jumlah hutang yang termasuk didalamnya adalah kredit perumahan, kartu kredit dan transfer elektronik.
Dampaknya adalah Jika nilai Net Lending to Individuals Inggris tetap maka nilai mata uang GBP akan tetap nilainya.

Institute for Supply Management PMI
adalah
sebuah indikator yang mengukur tingkat aktifitas manajer pembelian dalam industri manufaktur.
Dampaknya adalah Jika nilai ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat (AS) naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Chartered Institute of Purchasing and Supply (CIPS)Construction Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
sebuah indikator yang menghitung level aktifitas dari manajer pembelian dari sektor konstruksi.
Dampaknya adalah Jika nilai Construction PMI Inggris (UK) naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan.

Revised GDP
adalah
sebuah indikator yang mengukur nilai barangdan jasa yang diproduksi disuatu negara.
Dampaknya adalah Jika nilai Revised GDP Jepang tetap maka nilai mata uang JPY akan tetap nilainya.

Factory Orders
adalah
sebuah indikator yang mengukur tingkat pembelian bahan baku dan bahan jadi oleh perusahaan manufaktur domestik/lokal.
Dampaknya adalah Jika nilai Factory Orders Amerika Serikat (AS) naikmaka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Services Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
sebuah indikator yang mengukur level aktivitas dari para manager pembelian untuk membeli jasa yang dibutuhkan. Jika nilai Services PMI Inggris (UK) Turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami Penurunan. European Central Bank (ECB)Governing Council sebagai Bank Sentral Uni Eropa merelease tingkat suku bunga Uni Eropa setiapbulannya.
Dampaknya adalah Jika nilai suku bunga (Minimum Bid Rate) Eropa tetap maka nilai mata uang Euro akan mengalami kenaikan.

Institute of Supply Management (ISM) Non-Manufacturing Index
adalah
sebuah indikator yang mengukur level aktivitas daripara manager pembelian dalam membeli sektor jasa.
Dampaknya adalah Jika nilai ISM Non-Manufacturing PMI Amerika Serikat (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Average Hourly Earnings
adalah
sebuah indikator yang menghitung tingkat inflasi dari jumlah upah yang dibayarkan oleh para pemilik usaha diluar sektor pertanian.
Dampaknya adalah Jika nilai Average Hourly Earnings Amerika Serikat (AS) Naik maka nilai mata uang USD akan mengalami Kenaikan.

Ivey Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
sebuah indikator yang mengukur level aktifitas dari para manager pembelian dalam mengelola semua sektor perekonomian yang tersedia di Kanada.
Dampaknya adalah Jika nilai Ivey PMI Kanada Turun maka nilai mata uang CAD akan mengalami Penurunan.

Factory Orders
adalah
data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dantak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.
Dampaknya adalah Jika nilai Jerman Factory Orders Turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami Penurunan. 

Housing Starts
adalah
Indikator ekonomi yang menghitung jumlah rumah baru yang dibangun dalam per bulannya. Sebagian besar data surveinya di dapat dari aplikasi dan ijin yang diajukan untuk membangun rumah. Indikator yang satu ini biasanya bukan merupakan salah satu penggerak utamamarket. Namun, karena dapat mendeteksi trend perekonomian, data Housing Starts dianggap sebagai salah satu indikator penting. Penurunan pada Housing Starts menunjukkan melambatnya perekonomian.
Dampaknya adalah Jika nilai Housing Starts Australia naik maka nilai mata uang AUD akan mengalami kenaikan. 

Building Permits
adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan sektor konstruksi perumahan. Data ini merupakan indikator penting mengenai industri konstruksi semenjak peraturan perizinan mulai diberlakukan secara ketat sebelumnya memulai proses konstruksi. Dampaknya adalah Jika nilai Building Permits Amerika (AS) turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Existing Home Sales
adalah
sebuah indikator ekonomi yang menghitung jumlah rumah yang terjual pada bulan lalu.
Dampaknya adalah Jika nilai Existing Home Sales Amerika (AS) naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaian. 

Manufacturing Production 
adalah salah satu komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenaga kerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). Dampaknya adalah Jika nilai Manufacturing Production Inggris (UK) turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.

Durable Goods Orders
adalah
sebuah indikator yang menghitung jumlah permintaan bahan baku oleh perusahaan manufaktur domestik. Bahan baku yang dipesan adalah bahan baku yang mempunyai umur ekonomis yang lebih dari 3 tahun seperti komponen mobil, komputer, alat-alat berat, dan pesawat terbang.
Dampaknya adalah Jika nilai Durable Goods Orders Amerika (AS) turun maka nilai mata uang Dollar Amerika (USD) akan mengalami penurunan.

New Home Sales
adalah
sebuah indikator yang menghitung jumlah rumah baru yang juga telah dijual pada bulan lalu.
Dampaknya adalah Jika nilai New Home Sales Amerika (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Reserve Bank of Australia (RBA)
adalah sebuah indikator tentang tingkat suku bunga untuk negara Australia setiap bulan. Kenaikan tingkat suku bunga menimbulkan suatu kejutan besar bagi para investor dan para trader baik sebelum maupun sesudah berita tentang suku bunga direlease.
Dampaknya adalah Jika nilai suku bunga (Cash Rate) Australia tetap maka nilai mata uang AUD akan tetap nilainya.

Baca: Cara Memahami Dampak Rilis berita Fundamental Part 1 >>

Akhirnya cukup sekian dulu pembahasan kali ini tentang cara membaca dampak rilis berita fundamental pada trading forex, wassalam dan semoga bermanfaat. 

Informasi Lainnya

0 komentar

NEWSLETTER SeputarTradingForex

Dapatkan Update Informasi Terbaru Langsung ke Email Anda Sekarang.