SeputarTradingForex.com - Edukasi Bisnis Investasi Online Trading Forex Terpercaya: Cara Analisa Dampak Berita Fundamental Part 3 >>

Cara Analisa Dampak Berita Fundamental Part 3 >>

Juli 13, 2017

Analisa Fundamental, Forex News, Berita Forex
Salam sahabat trader, kali ini saya akan menuntaskan pembahasan tentang cara analisa dan memahami dampak berita fundamental (ekonomi) dalam trading forex. Pembahasan ini adalah merupakan kelanjutan dari 2 pembahasan sebelumnya yang khusus membahas tentang cara analisa berita ekonomi sebuah negara dan dampaknya terhadap pair mata uang yang sedang kita perdagangkan yaitu:
  
National Institute of Economic and Social Research (NIESR) Gross Domestic Product (GDP) Estimate
adalah
sebuah indikator teknikal yang menghitung nilai prediksi GDP berdasar data bulan lalu dengan teknik statistik. Jika nilai NIESR GDP Estimate Inggris (UK) Turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami Penurunan. Bank of England (BOE)Monetary Policy Committee (MPC) mengumumkan tingkat suku bunga nasional setiap bulannya. Jika nilai suku bunga (Official Bank Rate) Inggris (UK) tetap maka nilai mata uang Pound(GBP) akan tetap nilainya. Bank of Canada (BOC)merelase tingkat suku bunga Kanada sebanyak delapan kali dalam setahun.
Dampaknya adalah Jika nilai suku bunga (Overnight Rate) Kanada tetap maka nilai mata uang CAD akan tetap nilainya. 

CPI Flash Estimate
adalah
sebuah indikator yang mengukur nilai perubahan barang dan jasa yang dikenakan kepada konsumen.
Dampaknya adalah Jika nilai CPI Flash Estimate Eropa tetap maka nilai mata uang Euro akan tetap nilainya.

KOF Economic Barometer
adalah
sebuah indikator yang mengukur nilai gabungan 25 index ekonomi utama di Swiss. Jika nilai KOF Economic Barometer Swiss Turun maka nilai mata uang CHF akan mengalamiPenurunan. Raw Materials Price Index (RMPI)adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat inflasi (kenaikan harga barang dan jasa) yang dibeli oleh perusahaan manufaktur.
Dampaknya adalah Jika nilai RMPI Kanada Turun maka nilaimata uang CAD akan mengalami Penurunan.

Chicago Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah
sebuah indikator yang mengukur tingkat pertumbuhan bisnis di wilayah Chicago. Indikator ini didapat berdasarkan survey terhadap sejumlah manajer pembelian yang berpendapat tentang naik atau turunnya setiap aktifitas perusahaannya.
Dampaknya adalah Jika nilai Chicago PMI Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Crude Oil Inventories
adalah
sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk perusahaan terkemuka di AS.
Dampaknya adalah Jika nilai Crude Oil Inventories Amerika Serikat (AS) Naik maka nilai mata uang USD akan mengalami Kenaikan.

Consumption Indicator
adalah
sebuah indikator yang menghitung total uangyang dikeluarkan konsumen dalam membeli barang dan jasa. UBS sebagai badan survey ekonomi di Swiss merelease indikator ini tiga bulan sebelum statistik pemerintah direlase.
Dampaknya adalah Jika nilai UBS Consumption Indicator Swiss Turun maka nilai mata uang CHF akan mengalami Penurunan.

Net Lending to Individuals
adalah
sebuah indikator yang menghitung jumlah hutang yang termasuk didalamnya adalah kredit perumahan, kartu kredit dan transfer elektronik.
Dampaknya adalah Jika nilai Net Lending to Individuals Inggris (UK) Turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami Penurunan. 

 
Crude Oil Inventories
adalah
sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk dijual yang dimiliki perusahaan terkemuka di AS. Dampaknya adalah Jika nilai Crude Oil Inventories Amerika Serikat (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Confederation of British Industry
adalah
sebuah indikator yang mengukur nilai sebaran index dari survey yang dilakukan terhadap sektor ritel dan perdagangan besar.
Dampaknya adalah Jika nilai CBI Realized Sales Inggris (UK) Turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami Penurunan.

S&P/Case-Shiller US National Home Price Index (HPI)Composite-20
adalah
sebuah indikator tahunan yang mengukur harga rata-rata rumah di 20 daerah metropolitan di AS.
Dampaknya adalah Jika nilai S&P/CS Composite-20 HPI Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Consumer Confidence
adalah
sebuah index yang mengukur mood konsumen terhadap prospek perekonomian di suatu negara di masa mendatang.
Dampaknya adalah Jika nilai CB Consumer Confidence Amerika (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

GfK German Consumer Climate
adalah
sebuah indikator fundamental yang menghitung nilai gabungan index berdasar survey yang dilakukan oleh konsumen.
Dampaknya adalah Jika nilai GfK Jerman Consumer Climate Turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami Penurunan.

M3 Money Supply
adalah
sebuah indikator yang mengukur perubahan jumlah uang yang beredar di masyarakat dalam satu periode. Naiknya nilai indikator ini akan membuat trend penurunan terhadap nilai mata uang lokal.
Dampaknya adalah Jika nilai M3 Money Supply Eropa Turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami Penurunan.

Core Durable Goods Orders
adalah
sebuah indikator yang menghitung nilai tetap dari Core Durable Goods Orders. Nilainya Orders dikurangi dengan komponen bahan baku untuk sektor Transportasi.
Dampaknya adalah Jika nilai Core Durable Goods Orders Amerika (AS) Naik maka nilai mata uang USD akan mengalami Kenaikan

Revised UoM Consumer Sentiment
adalah
sebuah indikator yang menghitung nilai tingkat gabungan index yang disurvey kepada konsumen. Jika nilai Revised UoM Consumer Sentiment Amerika (AS) Naik maka nilai mata uang USD akan mengalami Kenaikan.

German Ifo Business Climate Index
adalah
indikator ukuran yang menggambarkan keinginan perusahaan industri, konstruksi, borongan dan eceran dalam berinvestasi di Jerman. Komunitas yang terlibat telah mencapai 7000 perusahaan yang memprediksi iklim investasi selama enam bulan kedepan. Indeks ini hampir sama dengan ZEW. Indeks IFO berkisar antara -100 sampai dengan 100.
Dampaknya adalah Jika nilai German Ifo Business Climate Turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami Penurunan.

Zentrum für Europäische Wirtschaftsforschung (ZEW) Expectations
adalah
sebuah indikator yang menghitung nilai sentimen investor terhadap situasi perekonomian saat ini.
Dampaknya adalah Jika nilai ZEW Economic Expectations Eropa Turun maka nilai mata uang EUR akan mengalami Penurunan.

NHPI
adalah
sebuah indikator yang menghitung nilai perubahan harga rumah baru berdasar data statistik Kanada.
Dampaknya adalah Jika nilai NHPI Kanada Turun maka nilai mata uang CAD akan mengalami Penurunan.

Import Price Index
adalah sebuah indikator yang menghitung persentasekenaikan harga (inflasi) dari barang-barang yang diimpor.
Dampaknya adalah Jika nilai Import Prices Amerika (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan.

Prelim UoM Consumer Sentiment
adalah sebuah indikator yang menghitung tingkat index gabungan berdasarkan survey yang dilakukan terhadap konsumen AS.
Dampaknya adalah Jika nilai Prelim UoM Consumer Sentiment Amerika Serikat (AS) Turun maka nilai mata uang USD akan mengalami Penurunan. 

Baca juga: Cara Membaca Dampak Rilis Berita Fundamental Part 2 >>

Akhirnya tuntas sudah seluruh pembahasan tentang cara Analisa dan memahami dampak berita fundamental dalam trading forex,.. Wassalam dan semoga Bermanfaat.

Informasi Lainnya

0 komentar

NEWSLETTER SeputarTradingForex

Dapatkan Update Informasi Terbaru Langsung ke Email Anda Sekarang.