Seputar Trading Forex - Copy Trade - Belajar Trading Forex - Review Broker Terpercaya: Analisa Fundamental Forex Harian >>

Analisa Fundamental Forex Harian >>

Mei 25, 2015

Senin, 25 Mei 2015 :                                    
Hari libur bank-bank di Jerman, Perancis dan Swiss (Whit Monday)
Hari libur bank-bank di Inggris (Spring Bank Holiday)
Hari libur bank-bank di AS (Memorial Day)


Jam 22:00 WIB:  
pidato anggota FOMC Stanley Fischer (Berdampak medium pada USD)
Stanley Fischer dijadwalkan berbicara di Israel dengan tema ‘The Federal Reserve and the World Economy’.

Jam 23:00 WIB
 

pidato anggota FOMC Loretta Mester (Berdampak medium pada USD)
Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Loretta J. Mester dijadwalkan berbicara pada Academic Conference di Reyjavik, Eslandia.

Selasa, 26 Mei 2015 :  
Jam 05:45 WIB: data neraca perdagangan Selandia Baru bulan April 2015 (Berdampak tinggi pada NZD)
Pemasukan dari hasil perdagangan internasional sangat penting bagi perekonomian Selandia Baru. Negara ini mengandalkan hasil produk agricultural dan makanan olahan untuk diekspor, sementara impornya terbatas pada energi, mesin-mesin, tekstil dan plastik. Partner dagang utamanya adalah Australia, China, AS, Uni Eropa dan Jepang.

Indikator ini mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam periode waktu satu bulan. Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor maka neraca perdagangan mengalami surplus, dan sebaliknya jika nilai total impor lebih besar dari ekspor maka perdagangan mengalami defisit. Perdagangan yang surplus akan menyebabkan permintaan mata uang NZD meningkat.



Perdagangan Selandia Baru kembali surplus sebesar NZD 631 juta pada Maret lalu menyusul surplus NZD 83 juta pada bulan Pebruari (revisi dari data sebelumnya yang surplus NZD 50 juta). Angka surplus tersebut lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar NZD 315 juta dan adalah yang tertinggi dalam setahun terakhir, namun dalam basis tahunan (year over year) surplus perdagangan Selandia Baru bulan April tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang surplus NZD 904 juta. 

Menyusutnya surplus year over year tersebut disebabkan oleh volume ekspor ke China yang turun tajam sementara volume impor meningkat. Untuk bulan April 2015 diperkirakan perdagangan Selandia Baru akan kembali surplus sebesar NZD 105 juta. Angka surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan NZD menguat.

Jam 06:50 WIB 
Corporate Services Price Index (CSPI) di Jepang bulan April 2015 (Berdampak medium pada JPY)
Data yang disebut juga dengan  Services Producer Price Index (SPPI) ini dirilis oleh Bank of Japan (BoJ), mengukur perubahan harga jasa yang diperdagangkan antar perusahaan dan merupakan indikator awal untuk inflasi karena harga jasa yang tinggi akan dibebankan ke konsumen. Bulan Maret lalu indeks harga jasa yang diperdagangkan antar perusahaan di Jepang naik 3.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 3.3% dan bulan Pebruari yang juga naik 3.3%. Untuk bulan April diperkirakan CSPI akan kembali naik 0.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Sumber: Seputarforex.com


Informasi Lainnya

0 komentar

NEWSLETTER SeputarTradingForex

Dapatkan Update Informasi Terbaru Langsung ke Email Anda Sekarang.